Saat hati digamit rindu
tika sanubari bergelora pasrah
terasa payah untukku gagah
menyusul lorong hidup ini
pada siapa lagi harus
ku dengar bicara keluhan,jika tidak padaMu?
hamparan ini menjadi saksi
bila nawaitu bertindak penghulu
setiap gerakan syahdu
selafaz alunan kesyukuran
merafak pada Yang Satu
kuserah diri yang hina ini
penuh lumpur dosa
yang tidak terhitung
Duhai Tuhan
dengarlah madah bicara ini
dengarlah madah bicara ini
akan tenang pelusuk mata hati
andai dapat ku luah
nyanyian keluhan
yang menyesakkan
tangkai sanubari!

No comments:
Post a Comment