Wednesday, September 15, 2010

150 Juta

Untuk kali ke seratus lima puluh juta
Mereka tanyakan engkau soalan yang sama
"Eh kenapa kau masih lagi mahukan dia?"
"Apa kau buta? Apa kau pura-pura suka?"

Di seratus lima puluh juta kali itu
Di depan semua engkau
tarik tangan aku
Yang sedang
buat muka kosong tak ambil tahu
Sambil ketawa engkau bilang satu per satu

"Dia mungkin bengis seperti singa"
"Tapi dia nangis tonton cerita Korea"
"Dia mungkin keras bila bersuara"
"Tapi dia jelas, jujur apa adanya"
"Aku lagi kenal dia..."

Dah lebih seratus lima puluh juta kali
Aku pesan padamu apa yang bakal jadi
Engkau dan aku ada mungkin
tidak serasi

Engkau sangat manis aku ini pula dawai besi

Di setiap seratus lima puluh jutanya
Aku pun dalam hati semacam tak percaya
Apa kau lihat pada aku jujurkan saja
Terus kau
cubit dagu aku sambil berkata

"Sayang mungkin baran tak kira masa"
"Tapi sayang
tahan kalau salah yang saya"
"Sayang mungkin saja keras kepala"
"Tapi sayang manja bila kita berdua"
"
Saya kenal sayang saya..."

Buat apa dicerita
Bahagia kita rasa
Biar tak dipercaya
Peduli orang kata

Baju ronyok tak apa
Asal pakai selesa
Berkilau tak bermakna
Kalau
hati tak ada

Aku lebih bengis dari sang naga
Tapi bisa
nangis semata demi senja
Suaraku keras tak berbahasa
Kerna aku rimas gedik mengada-ngada

Aku mudah baran tidak semena
Mana boleh tahan angin cemburu buta
Dan aku sengaja tunjuk keras kepala
Aku punya
manja, kau saja boleh rasaRahsia kita berdua...

No comments:

Post a Comment