Wednesday, September 15, 2010

Dari HAWA Teruntuk Kaum ADAM

Bismillahir-Rahmanir-Rahim:

 Wahai Adam ...
Engkau ditakdirkan oleh Allah SWT sebagai pemimpin bagi Hawa. Oleh karenanya Allah telah memberi kelebihan padamu, kelebihan yang tidak dimiliki Hawa. Tapi mengapa jarang sekali engkau mencerminkan perilaku layaknya seorang pemimpin? Tahukah engkau apa pemimpin itu?

Wahai Adam ...
Allah SWT telah menciptakan Hawa dari tulang rusukmu. Untuk mendampingimu mengarungi hidup. Mengiring menjadi khalifah fil ard. Jika dulu karena sayangmu pada Hawa engkau memakan buah itu, hingga akhirnya tergelincirlah engkau dari surga, maka sekarang izinkan Hawa mengantarkanmu ke surga kembali dengan menjadi pendamping serta pendukungmu, menegakkan hukum Allah di muka bumi. Menggoncangkan dunia dalam mencapai keridhaan Illahi Rabbi.

Namun Adam ...
Bagaimana engkau akan memimpin Hawa sementara saat ini engkau lebih menggandrungi musik ketimbang ilmu. Bagaimana engkau akan menegakkan hukum Allah sementara kau masih berkiblat pada hukum selainNYA? Bagaimana Hawa harus mendampingi dan mendukungmu sementara kini engkau belum pahami hakikat hidup.

Adam ...
Engkau adalah manusia perkasa, namun kenapa engkau masih bersikap lemah? Lemah melawan hawa nafsu, lemah melawan kesenangan dunia, bahkan kadang kau tak berdaya melawan wujud bernama wanita. Ah... Adam, nelangsa rasanya melihat kau selemah itu. Adam ... Apalah arti dunia jika surga pun di bawah telapak kakinya Hawa, dan tentunya engkau tahu untuk siapa Hawa diciptakan; Hawa diciptakan untuk mengabdi padamu sebagai refleksi ketaatan pada Illahi Rabbi.

Adam ...
Jelas sudah petunjuk hidup dengan Al-Qur’an dan sunnah Nabi. Sudah sempurnakah kau membacanya, sedalam apakah kau memahaminya? Sejauh manakah kau mengamalkannya? Hidupmu bukan untuk sekedar ada. Engkau tercipta punya tujuan yang harus dicapai. Adam ... Engkau adalah kaum yang ditimang–timang sebagai pemuda generasi Islam, yang menyeru kepada Al-Haq (QS. 7 : 181), mencintai Allah SWT (QS. 5 : 54), saling melindungi dan menegakkan shalat (QS. 9 : 71), tidak sebagaimana para pemuda yang menjadi musuh Allah SWT (QS. 9 : 67), para pemuda yang memenuhi janjinya kepada Allah SWT (QS. 13 : 20), tidak ragu-ragu dalam berkorban diri dan harta untuk kepentingan Islam (QS. 49 : 15), serta pemuda yang memahami kondisi realitas lingkungan.

Adam ...
Sadarlah! Engkau adalah seorang pejuang! Tak pernah tercatat dalam sejarah yang namanya pejuang berleha-leha apalagi berpangku tangan. Jadilah manusia dinamis seiring bangkitnya Islam. Satu, dua, tiga, atau empat Hawa menunggumu di pelataran cinta tuk mengiringi engkau berjuang. Seribu bidadari menunggumu di akhir kemenangan perjuangan sebagai syuhada'. Kurang apakah fasilitas dan imbalan yang Allah berikan padamu?

Adam ...
Semoga Allah belum mengunci mati pintu hatimu, sehingga setelah engkau membaca ungkapan ini, engkau bersegera bertekad menjadi Adam yang perkasa penuh keagungan, meninggalkan buaian dunia yang melenakan, menapak tegak di jalan para syuhada'. Karena ketika hati telah terkunci, diberi peringatan atau tidak, tak akan pernah berubah alias sama saja. Mengerikan bukan keadaan sepeti itu?

Dan Adam ...
Jangan lagi kau menjadi manusia lemah yang tunduk pada nafsu, jangan lagi kau terlena dengan kegandrunganmu pada musik dan melupakan ilmu, jangan lagi kau gadaikan hukum Allah dengan cinta sesaat bernama wanita. Karena sebagai kaum Hawa yang tercipta dari tulung rusukmu, aku sukar menerimanya dan aku benci melihatnya!


4 Golongan Lelaki yang Ditarik Wanita ke Neraka  

Seseorang wanita itu apabila di yaumal alkhirat akan menarik empat golongan lelaki bersamanya ke dalam neraka? Na’uzubillah, artikel ini bukan untuk memperkecilkan wanita tetapi sebaliknya iaitu supaya kaum lelaki memainkan peranannya dengan hak &  seksama serta berwaspada akan tanggung-jawab yang kita pikul!

PERTAMA – AYAHNYA
Apabila seseorang yngg bergelar ayah tidak memperdulikan anak-anak perempuannya di dunia. Dia tidak memberikan segala keperluan agama seperti mengajar solat, mengaji & sebagainya. Dia memperbiarkan anak-anak perempuannya tidak menutup aurat, tidak cukup kalau dengan hanya memberi kemewahan dunia sahaja maka dia akan ditarik oleh anaknya.

KEDUA – SUAMINYA
Apabila sang suami tidak memperdulikan tindak tanduk isterinya. Bergaul bebas di pejabat, memperhiaskan diri bukan untuk suami tapi untuk pandangan kaum lelaki yang bukan mahram. Apabila suami mendiam diri walaupun dia seorang alim seperti solat tidak tangguh, puasa tidak tinggal maka dia akan ditarik oleh isterinya.

KETIGA ABANG-ABANGNYA
Apabila ayahnya sudah tiada, tanggungjawab menjaga maruah wanita jatuh ke pundak abang-abangnya. Jikalau mereka hanya mementing keluarganya sahaja dan adik perempuannya dibiar melencong dari ajaran ISLAM tunggulah tarikan adiknya di akhirat kelak.

KEEMPAT – ANAK LELAKINYA
Apabila seorang anak tidak menasihati seorang ibu perihal kelakuan yang haram dari Islam, bila ibu membuat kemungkaran pengumpat, mengata & sebagainya maka anak itu akan disoal dan dipertangungjawabkan di akhirat kelak nantikan tarikan ibunya maka kita lihat bertapa hebatnya tarikan wanita bukan sahaja di dunia malah di akhirat pun tarikannya begitu hebat maka kaum lelaki yang bergelar ayah/suami/abang atau anak harus memainkan peranan mereka yang sebenar dan tidak silap.

Firman ALLAH SWT:-
“HAI ANAK ADAM PERIHARALAH DIRI KAMU SERTA AHLIMU DARI API NERAKA DI MANA BAHAN PEMBAKARNYA IALAH MANUSIA, JIN DAN BATU-BATU…”

Hai wanita, kasihlah ayah anda, suami anda, abang-abang anda serta anak-anak lelaki anda kesihankanlah mereka dan diri kamu sendiri, jalankan perintah ALLAH S. W. T bersungguh dan dengan ikhlas. Akhir kalam, marilah kita berdoa agar kita semua terselamat dari ditarik dan tertarik oleh mana-mana pihak.

Harga seseorang muslim adalah sangat berharga. ALLAH S. W. T nilaikan seseorang muslim dengan SYURGA, semua kaum muslim dijamin masuk syurga (sesiapa yang mengucap kalimah tauhid) dengan itu janganlah kita membuang atau tidak mengendah janji dan peluang yang ALLAH S. W. T berikan pada kita.


Semoga bermanfaat.... :)


Marilah Setiap detak-detik jantung..,selalu kita isi dengan..
Asma Teragung diseluruh jagat semesta raya ini...


..Subhanallah wabihamdihi Subhanakallahumma wabihamdika AsyaduAllahilaha illa Anta Astagfiruka wa'atubu Ilaik....

No comments:

Post a Comment